• user warning: Table './db41601_piba/sessions' is marked as crashed and should be repaired query: SELECT COUNT(sid) AS count FROM sessions WHERE timestamp >= 1416750598 AND uid = 0 in /nfs/c02/h08/mnt/41601/domains/piba.tdmrc.org/html/includes/session.inc on line 121.
  • user warning: Table './db41601_piba/sessions' is marked as crashed and should be repaired query: SELECT DISTINCT u.uid, u.name, s.timestamp FROM users u INNER JOIN sessions s ON u.uid = s.uid WHERE s.timestamp >= 1416750598 AND s.uid > 0 ORDER BY s.timestamp DESC in /nfs/c02/h08/mnt/41601/domains/piba.tdmrc.org/html/modules/user/user.module on line 775.

Mengapa terjadi tsunami?

Tsunami diakibatkan oleh adanya gempa bumi tektonik dasar laut, letusan gunung api di laut, longsoran bukit/palung laut, atau oleh hantaman meteor pada perairan laut.
Tsunami yang disebabkan oleh gempa tektonik dipengaruhi oleh kedalaman sumber gempa serta panjang, kedalaman, dan arah patahan tektonik. Pada umumnya, tsunami baru mungkin terjadi apabila kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km di bawah permukaan laut.
Segera setelah dibangkitkan, tsunami merambat ke segala arah. Selama perambatan, tinggi gelombang semakin besar akibat pengaruh pendangkalan dasar laut. Ketika mencapai pantai, massa air akan merambat naik menuju ke daratan.
Tinggi gelombang tsunami ketika mencapai pantai sangat dipengaruhi oleh kontur dasar laut di sekitar pantai tersebut, sedangkan jauhnya limpasan tsunami ke arah darat sangat dipengaruhi oleh topografi dan penggunaan lahan di wilayah pantai yang bersangkutan.

Who's online

There are currently 0 users and guests online.

Who's new

  • nurul
  • Nani
  • hendra

Dibangun oleh :

Didukung oleh :