• user warning: Table './db41601_piba/sessions' is marked as crashed and should be repaired query: SELECT COUNT(sid) AS count FROM sessions WHERE timestamp >= 1417024853 AND uid = 0 in /nfs/c02/h08/mnt/41601/domains/piba.tdmrc.org/html/includes/session.inc on line 121.
  • user warning: Table './db41601_piba/sessions' is marked as crashed and should be repaired query: SELECT DISTINCT u.uid, u.name, s.timestamp FROM users u INNER JOIN sessions s ON u.uid = s.uid WHERE s.timestamp >= 1417024853 AND s.uid > 0 ORDER BY s.timestamp DESC in /nfs/c02/h08/mnt/41601/domains/piba.tdmrc.org/html/modules/user/user.module on line 775.

Gerakan Tanah

Gerakan tanah merupakan pergerakan massa tanah maupun massa batuan yang dalam keadaan tertentu bergerak ke bawah, baik melalui bidang geser maupun jatuh bebas. Gerakan tanah dapat terjadi karena gaya perlawanan tanah yang ada lebih kecil daripada gaya yang berusaha dan bekerja dari luar. Parameter gerakan tanah, antara lain: sudut lereng, jenis tanah dan tebal tanah, jenis batuan, kandungan air di dalam tanah, beban atau tekanan, curah hujan, keberadaan sumber air, dan getaran.
Berdasarkan parameter tersebut, maka beberapa wilayah di Aceh memiliki klasifikasi Zona Kerentanan Tanah yang dibuat oleh Direktorat Vulkanologi dan Migitasi Bencana Geologi DESDM (2005) dengan klasifikasi sebagai berikut.
1. Zona Kerentanan Gerakan Tanah Sangat Rendah
Daerah yang mempunyai tingkat kerentanan sangat rendah untuk terkena gerakan tanah. Pada saat ini, jarang atau hampir tidak pernah terjadi gerakan tanah baru, kecuali pada daerah tidak luas pada tebing sungai.
2. Zona Kerentanan Gerakan Tanah Sangat Rendah
Daerah yang mempunyai tingkat kerentanan rendah untuk terkena gerakan tanah. Umumnya pada zona ini jarang terjadi gerakan tanah jika tidak mengalami gangguan pada lereng, dan jika terdapat gerakan tanah lama, lereng tetap mantap kembali. Gerakan tanah berdimensi kecil mungkin dapat terjadi terutama pada tebing lembah (alur) sungai.
3. Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah.
Daerah yang mempunyai tingkat kerentanan menengah untuk terkena gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng jika lereng mengalami gangguan. Gerakan tanah lama dapat aktif kembali akibat curah hujan tinggi dan erosi kuat.
4. Zona Kerentanan Gerakan Tanah Tinggi
Daerah yang mempunyai tingkat kerentanan tinggi untuk terkena gerakan tanah. Pada zona ini sering terjadi gerakan tanah, sedangkan gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru masih aktif bergerak akibat curah hujan yang tinggi dan erosi yang kuat.
Gerakan tanah pada saat observasi lapangan, sering dijumpai di daerah dengan tingkat kelerengan cukup terjal, baik terjadi secara alamiah maupun karena terpicu oleh aktivitas manusia, seperti akibat galian untuk keperluan pengambilan material tanah dan batuan ataupun penggundulan lereng.

Gambar 1. Peta Potensi Gerakan Tanah

Who's online

There are currently 0 users and guests online.

Who's new

  • nurul
  • Nani
  • hendra

Dibangun oleh :

Didukung oleh :