BENCANA ACEH

Gempa bumi bertsunami tanggal 26 Desember 2004 lalu Jauh sebelumnya, konflik sosial selama lebih dari empat dekake memorakporandakan kehidupan masyarakat. Belum lagi peristiwa banjir di Aceh Tamiang akhir Desember 2006 yang melumpuhkan jalur lintas timur. Tercatat 14 kasus flu burung ditemukan di Kota Banda Aceh sepanjang tahun 2009. Terakhir yang masih hangat, peningkatan status Gunungapi Seulawah Agam dari Normal menjadi Waspada sejak tanggal 1 September 2010. Semua kejadian tersebut menyadarkan kita bahwa Aceh merupakan daerah yang rawan dan berisiko tinggi terhadap kejadian bencana. Sesungguhnya, apakah bencana itu dan apa sajakah bencana yang rawan terjadi di Aceh? Mari kita mengenal bencana dengan segala karakteristiknya dan bagaimana penanggulangannya.
Berdasarkan Undang-Undang Nomer 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pada Bab I Ketentuan Umum, Pasal 1 angka 1, bencana adalah diartikan sebagai peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Potensi penyebab bencana di wilayah Naggroe Aceh DarussalamIndonesia dapat dikelompokan ke dalam tiga jenis bencana, yaitu: bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial.

Who's online

There are currently 0 users and 26 guests online.

Who's new

  • nurul
  • Nani
  • hendra

Dibangun oleh :

Didukung oleh :